FAKTA,
KONSEP DAN GENERALISASI
DP: Rizki Ananda, M.Pd
A.
A. Fakta
Fakta
( bahasa latin : factus )nialah segala sesuatu yang tertangkap ileh
indera manusia atau data keadaan nyata yang terbukti dan telah menjadi suatu
kenyataan. Catatan atas pengumpulan fakta disebut data.
Fakta
sering kali diyakini oleh orang banyak (umum) sebagai hal yang sebenarnya, baik
karena mereka telah mengalami kenyataan-kenyataan dari dekat maupun karena
mereka telah dianggap telah melporkan pengalaman orang lain yang seseungguhnya.
Dalam istilah keilmuan fakta adalah suatu hasil pengamatan yang objektif dan
dapat dilakukan verifikasi oleh siapapun.
Fakta
merupakan salah satu kajian yang amat penting dalam pembelajaran ips. Dengan
kata lain bahwa fakta merupakan salah satu materi yang dikaji dalam ips. Dengan
fakta-fakta yang ads kita dapat mrnyimpulkan sesuatu atau beberapa peristiwa
yang pernah terjadi. Fakta merupakan titik awal unruk membentuk sebuah konsep.
Dan dari beberapa konsep dapat membentuk suatu generalisasi. Fakta, konsep dan
generalisasi merupakan bahan kajian dalam ilmu pengetahuan social yang harus
dipahami.
Beberapa contoh
fakta, antara lain :
o
Penduduk
Indonesia berkonsentrasi di pulau jawa, bali dan Madura
o
Ikrar
sumpah pemuda terjadi pada tanggal 28 oktober 1928
o
Proklamasi
kemerdekaan republic Indonesia pada tanggal 17 agustus 19945
B.
B. Konsep
Kata
konsep berasal dari bahasa latin conceptum yang artinya sesuatu yang
dipahami. aristoteles dalam bukunya “the classic theory of concepts”
menyatakan bahwa konsep merupakan penyusun utama dalam pembentukan pengetahuan
ilmiah dan filsafat pemikiran manusia.
Pengertian
konsep menurut para ahli :
o
Soedjadi
(2000:14) menyatakan bahwa pengertian konsep adalah ide abstrak yang dapat digunakan
untuk mengadakan klasifikasi.
o
Bahri
(2008:30) menyatakan bahwa pengertian konsep adalah satuan arti yang mewakili
sejumlah objek yang memiliki arti yang sama. Orang yang mempunyai konsep akan
mampu melakukan sesuatu yang abstrak terhadap objek-objek yang dihadapi.
o
Singarimbun
dan Effendi (2009) menyatakan bahwa pengertian konsep adalah generalisasi dari
sekelompok fenomena tertentu, sehingga dapat dijadikan gambaran untuk berbagai
fenomena yang sama.
Untuk
lebih menjelskan pengertian tentang konsep, berikut inindikemukakan beberapa
sifay dari konsep, yaitu :
o
Konsep
itu bersifat abstrak yang merupakan gambaran mental tentang benda, peristiwa,
atau kegiatan.
o
Konsep
itu merupakan “kumpulan” dari benda-benda yang memiliki karakteristik atau
kualitas secara umum.
o
Konsep
itu bersifat personal
o
Konsep
dipelajari dari pengalaman dan belajar.
o
Konsep
bukan persoalan arti kata
C.
GENERALISASI
Generalisasi
adalah hubungan antara dua atau lebih onsep yang sudsh teruji secara empiris.
Generalisasi merupakan salah satu konsep dasar yang harus dikuasai untuk
mempelajari ips, karena dalam pelajaran ips banyak konsep-konsep yang bersifat
abstrak maupun konkrit yang didasarkan pada fakta yang terjadi di lingkungan
sekitar.
Rochiati
dalam jorotimec (1986:29) mengungkapkan adanya empat generslisasi, yaitu :
o
Generalisasi
deskriptif
o
Generalisasi
sebab-akibat
o
Generalisasi
acuan nilai
o
Generalisasi
prinsip universal
Ciri-ciri
generalisasi
o
Menunjukkan
hubungan dua konsep atau lebih
o
Bersifat
umum dan merupakan abstrak
o
Berdasarkan
pada konsep
o
Dikembangkan
atas dasar penalaran
o
Berisi
pernyataan-pernyataan yang berisi kebenaran dan validasi.
Fungsi
generalisasi
o
Membantu
dalam pemilihan bahan opengajaran
o
Mengorganisasikan
kegiatan belajar mengajar
o
Membantu
dalam membangun artikulasi bahan-bahan pengajaran dalam kurikulum studi IPS.